Kebiasaan Yang Sering Dilakukan Saat Mencuci Jas Hujan Ini Ternyata Salah !

Sobat zeropromosi - Selama musim hujan biasanya masyarakat akan selalu menyediakan payung atau jas hujan untuk jaga-jaga agar tidak terkena guyuran hujan. Ketidakpastian akan turunnya hujan membuat masyarakat selalu membawa payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar ruangan terutama untuk masyarakat yang menggunakan sepeda motor. Bagi pengendara sepeda motor jas hujan adalah benda penting yang wajib dibawa karena dapat melindungi tubuh dari guyuran air hujan sehingga aktivitas tidak terganggu. Jas hujan memungkinkan digunakan dengan aman oleh para pengguna sepeda motor karena digunakan di badan seperti pakaian biasa, apalagi kini model jas hujan sudah sangat beragam sehingga bisa disesuaikan dengan keperluan (seperti misalnya jas hujan setelan 81029 ini yang dibuat dengan model setelan baju dan celana agar lebih nyaman digunakan berkendara, cek detailnya disini ya ). 

Kebiasaan Yang Sering Dilakukan Saat Mencuci Jas Hujan Ini Ternyata Salah !

Meskipun jas hujan sangat penting dikala musim hujan tiba, nyatanya masih banyak orang yang kurang paham dengan perawatan jas hujan. Banyak yang menyimpan jas hujan begitu saja tanpa ada perlakukan khusus seperti hanya dikeringkan, dilipat asal dan disimpan begitu saja. Padahal nyatanya jas hujan justru perlu perawatan khusus agar sisa air hujan beserta kotoran yang menempel di jas hujan tidak menimbulkan bau tidak sedap ketika jas hujan hendak digunakan kembali.

Maka dari itu agar jas hujan mu tidak bau dan lebih awet kali ini zeropromosi telah merangkum beberapa tips dan cara yang benar untuk mencuci jas hujan. Eits, perhatikan setiap tipsnya dengan baik agar jas hujan mu tidak rusak ya, berikut caranya !

1.     Rendam Jas Hujan Dengan Air dan Detergen

Rendam Jas Hujan Dengan Air dan Detergen merupakan langkah mencuci jas hujan yang benar

Jika sebelumnya sudah dijelaskan cara untuk merawat jas hujan, kini kamu perlu mengetahui cara yang benar untuk mencuci jas hujan. Meskipun terbuat dari kain plastik ternyata jas hujan tetap harus dicuci, untuk langkah pertamanya kamu bisa merendam jas hujan yang kotor kedalam air yang telah dicampur dengan detergen. Usahakan detergen yang digunakan itu detergen cair yaa agar tidak merusak permukaan kain jas hujan. Pastikan kamu merendam jas hujan dengan benar hingga ke seluruh bagian agar kotoran yang menempel pada kain bisa rontok atau larut dengan air detergen. Untuk waktu perendamannya tidak perlu lama-lama agar kain dan jahitannya tidak merenggang.

2.    Bersihkan Jas Hujan Secara Menyeluruh

Bersihkan Jas Hujan Secara Menyeluruh merupakan langkah mencuci jas hujan yang benar

Untuk mencegah waktu perendaman yang terlalu lama, sembari di rendam setelah beberapa menit kamu bisa bersihkan permukaan jas hujan yang kotor dengan cara di usap dengan tangan hingga bersih. Pastikan kamu membersihkan jas hujan secara menyeluruh dari bagian luar dan bagian dalam agar tidak ada kotoran yang tertinggal. Kamu juga harus memberikan perhatian lebih pada bagian kaki jas hujan (bukan doi yaa haha) karena biasanya bagian tersebut sering terkena lumpur dari genangan air hujan. Atau jika kamu tidak sulit membersihkan jas hujan dengan model setelan celana, kamu bisa gunakan jas hujan ponco yang biasanya ukuran bawah masih diatas mata kaki sehingga tidak begitu sulit ketika dibersihkan.

3.     Bersihkan Noda Membandel Dengan Sikat

Bersihkan Noda Membandel Dengan Sikat merupakan langkah mencuci jas hujan yang benar

Jas hujan umumnya memiliki permukaan kain yang lebih tebal, untuk tingkat kotornya pun jelas berbeda dengan pakaian sehari-hari sehingga mencuci nya pun usaha lebih extra. Jika sebelumnya kamu sudah membersihkan seluruh bagian jas hujan menggunakan tangan, kamu juga bisa menggunakan alat bantuan seperti sikat untuk membersihkan noda membandel pada jas hujan. Misalnya ada noda lumpur dan debu yang kering dan sulit hilang karena sudah terlalu lama didiamkan, kamu bisa gunakan sikat untuk membersihkannya ditambah dengan sedikit detergen. Usahakan sikat yang kamu gunakan itu tidak kasar ya sobat agar nantinya permukaan kain tidak rusak dan menyebabkan kebocoran. Jadi gunakannya sikat dengan bulu lembut atau bisa gunakan sikat gigi bekas yang sudah tidak terpakai.

4.     Cuci Dengan Mesin Cuci

Cuci Dengan Mesin Cuci merupakan langkah mencuci jas hujan yang benar

Tips mencuci jas hujan berikutnya adalah bisa dicuci menggunakan mesin cuci. Yups, beberapa jenis jas hujan juga bisa dicuci menggunakan mesin cuci, biasanya ini dijelaskan pada bagian label jas hujan. Jadi pastikan kamu melihat apakah jas hujan milikmu bisa dicuci menggunakan mesin cuci atau tidak. Jika memang bisa maka ini akan mempermudah mu dalam membersihkan jas hujan. Tapi sebelum dicuci pastikan kamu melepas bagian-bagian yang tidak perllu dicuci menggunakan mesin seperti sabuk tambahan atau aksesoris lain. Pastikan bagian kantong jas hujan juga kosong yaa, jangan campur jas hujan dengan pakaian ataupun jas hujan lainnya agar kain tidak saling bergesek dan menimbulkan kerusakan pada kain. Tapi jika jas hujan mu punya kualitas yang bagus (seperti Jas hujan mantel dari zeropromosi ini, dimana bahannya tebal, tidak mudah sobek dan permukaannya pun mudah dibersihkan ) maka kamu bisa mencuci jas hujan sekaligus entah itu 2 atau 3 jika cukup. Tapi kamu juga harus perhatikan suhu dan pengaturan pencucian yang tepat ya. 

5.    Pastikan Jas Hujan Benar-Benar Kering Alami merupakan langkah mencuci jas hujan yang benar

Pastikan Jas Hujan Benar-Benar Kering Alami merupakan langkah mencuci jas hujan yang benar

Setelah jas hujan dicuci bersih, kamu bisa keringkan jas hujan hingga benar-benar kering. Pastikan kamu mengeringkan jas hujan secara manual menggunakan bantuan sinar matahari ya, jangan gunakan mesin pengering pada mesin cuci karena dapat membuat kain rusak dan sobek. Selain itu kamu tidak perlu menjemur jas hujan dibawah terik sinar matahari langsung karena akan membuat jas hujan lebih kaku dan bisa saja sobek saat dilipat. Oiya, sebelum dilipat kamu harus pastikan jas hujan sudah benar-benar kering ya agar tidak menimbulkan bau saat disimpan. Untuk penyimpanannya juga jangan disimpan di tempat yang lembab, jika perlu lapisi lagi dengan sarung penyimpanan agar tetap kering dan aman.

6.     Jangan Terlalu Sering Dicuci

Jangan Terlalu Sering Dicuci merupakan langkah mencuci jas hujan yang benar

Langkah dan tips terakhir yang wajib kamu ingat adalah jangan terlalu sering mencuci jas hujan karena bagaimanapun bahan kain yang digunakan berbeda dari kain untuk baju sehari-hari. Bahan jas hujan lebih tebal dan sedikit kaku sehingga jika dicuci terlalu sering maka akan merusak bahan kain. Meskipun terkadang tidak terlihat, jas hujan bisa saja bocor halus sehingga akan rembes ketika digunakan. Jadi cuci jas hujan ketika memang sudah benar-benar akan disimpan. Jika masih sering digunakan bisa bersihkan jas hujan dengan air mengalir dan lap menggunakan kanebo. Jika musim hujan sudah selesai maka bisa cuci jas hujan dengan langkah-langkah yang telah dijelaskan di point sebelumnya.

Nah sobat zeropromosi, sekian itulah beberapa tips/cara/langkah tepat untuk mencuci jas hujan agar tidak berbau apalagi cepat rusak. Pastikan kamu menerapkan setiap langkah yang telah kami jelaskan ya, jangan lupa untuk share juga ke teman kamu agar mereka juga tahu cara mencuci jas hujan dengan benar, bukan cuma asal kering dan dilipat.

Selain digunakan untuk melindungi diri dari air hujan, jas hujan juga bisa digunakan sebagai media branding dan souvenir acara lho. Kok bisa ? Iya dong, karena kini zeropromosi telah menyediakan aneka macam jas hujan keren yang bisa dicustom cetak logo ataupun tulisan sehingga bisa gunakan jas hujan sebagai souvenir bermanfaat dan media promosi jangka panjang yang efektif. Yuk buat souvenir jas hujan keren di Zeropromosi.com !

» Thanks for reading Kebiasaan Yang Sering Dilakukan Saat Mencuci Jas Hujan Ini Ternyata Salah !

0 Response to "Kebiasaan Yang Sering Dilakukan Saat Mencuci Jas Hujan Ini Ternyata Salah !"

Posting Komentar

Komentar anda sangat membantu dan kami akan merespon secepatnya

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Klien Kami