Makna Dibalik Lomba 17 Agustusan

Dulu siapa sewaktu kecil, jaman masih bocah ingusan belum tahu apa itu bucin, yang antusias banget buat nyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia? Yang selalu semangat buat ngehias daerah atau kampung masing-masing dengan segala atribut khas semarak 17 Agustus? Yang selalu siap berpartisipasi dalam kegiatan lomba agustusan. Sekalipun kita udah beranjak dewasa tapi semangat dalam merayakan pesta 17 Agustusnya jangan sampai kendor yah, pokoknya harus semangat 45! Merdeka!.

Makna Dibalik Lomba 17 Agustusan
Sobat zeropromosi, kalo kita sudah dewasa gini rasanya sungkan, enggan atau bahkan malu yah buat ikut-ikut lomba 17-an. Udah ngerasa enggak pantes aja, biarin para adek-adek kita yang merasakan gimana serunya ikut lomba 17-an. Biarpun kadang doorprize  atau hadiah sebagai pemenang enggak seberapa tapi ada kebahagiaan tersendiri gitu lho sewaktu bisa menang lomba. Pengen bersombong diri ke temen-temen, “Aku menang lomba makan kerupuk woy pas agustusan.” Hehe.

Dibalik serunya setiap lomba  yang diadakan setiap 17 Agustus, kalian tahu enggak sih kalo mereka memiliki makna khusus? Enggak cuma asal lomba panjat pinang, makan kerupuk atau bahkan balap karung.
Nyatanya, ada arti filosofinya mendalam yang ingin disampaikan melalui perlombaan tersebut, Diantaranya adalah sebagi berikut ini :

Makna atau Arti Lomba Makan Kerupuk.

Makna atau Arti Lomba Makan Kerupuk
Kerupuk diikat dan digantungkan setinggi mungkin dari peserta lomba, para peserta lomba diberi kurun waktu dalam beberapa menit untuk menghabiskan kerupuk. Eitss, inget makan kerupuknya enggak boleh pake tangan atau bantuan lainnya. Tangan harus diletakkan dibelakang punggung pokoknya.  Bagi yang menghabiskan kerupuk dahulu atau yang menyisakan sedikit kerupuk dialah yang didapuk sebagai pemenang, yeeah! By the way penulis pernah menang lomba makan kerupuk lho, dua tahun berturut-turut haha.

Kenapa sih enggak boleh pake tangan dalam perlombaan ini? Ya karena kalo pake tangan ending-nya enggak bakal seru lah. Emang sih, tapi bukan itu makna sebenarnya yang ingin disampaikan. Dengan tangan yang diletakkan dibelakang tubuh, posisi kerupuk yang tinggi menggambarkan akan betapa sulitnya masyarakat Indonesia pada jaman dahulu untuk sekedar mencari pangan (makan), belum lagi mereka harus terbelenggu oleh para penjajah, Gerak mereka sangat terbatas.
Sekalipun tertindas dan terbelenggu oleh para penjajah tetapi bukan berarti mereka menyerah begitu saja dan memasrahkan diri, justru sebaliknya mereka terus gigih berjuang untuk mendapatkan sesuap makanan.

Hal ini mengajarkan kita untuk tidak selalu menyerah akan keadaan, tidak mudah putus hanya karena sebuah hambatan. Usaha tidak akan pernah mengkhiananti hasil, semakin gigih kamu meraih suatu keinginan niscaya dia akan tercapai diwaktu yang sudah ditentukan.

Makna atau Arti Lomba Panjat Pinang.

Makna atau Arti Lomba Panjat Pinang
Salah satu perlombaan yang seru abis kalo lagi 17-an, perlombaan yang bakal jadi tontonan heboh para warga pokoknya. Panjat Pinang!. Ada yang pernah berpartisipasi dalam perlombaan ini? Penulis pernah yah, tapi cuma dibagian bawah aja alias penonton, hehe.

Dalam perlombaan ini dilakukan secara berkelompok, masing-masing kelompok harus bersaing dalam memanjat pohon pinang (seiring berjalannya waktu pohon pinang ini diganti dengan pohon bambu) yang begitu tinggi, jika berhasil sampai puncak maka semua hadiah yang berada diatas bisa ia miliki. Kedengerannya gampan kan ya tinggal manjat doang tapi bisa dapat hadiah banyak, tapi kenyataaannya enggak semudah itu ferguso, sebelumnya si pohon pinang ini dilumuri dulu dengan oli supaya licin. Hal inilah yang membuat para peserta merasa kesusahan setengah mati untuk sampai dipuncak. Selain membutuhkan tenaga yang super extra, kerja sama kelompiok sangat penting dalam perlombaan ini. Karena si petugas utama memerlukan pondasi piramid yang kuat agar bisa mengantarkannya menuju puncak.

See, ada saatnya kita bekerja sendiri dalam mencapai sebuah cita. Tapi ada kalanya pula untuk mencapai itu kita perlu namanya teamwork, dimana semua saling bahu membahu untuk mencapai apa yang diimpi-impikan. Semua rintangan pasti akan mudah dihadapi jika kita menghadapinya bersama.

Makna atau Arti Lomba Balap Karung.

Makna atau Arti Lomba Balap Karung
Yang suka ketawa kalo liat orang jatuh pas lomba balap karung siapa hayo? Lomba balap karung ini mirip dengan lomba lari pada umumny, dimana siapa yang bisa mencapai garis finish duluan dialah pemenangnya. Tapi balap karung lebih susah dari lomba lari dong ya, karena peserta harus masuk dahulu ke dalam karung goni, lalu untuk sampai di garis finish mereka harus lompat-lompat ala kelinci. Dan pastinya enggak mudah, karena enggak sedikit peserta yang sudah jatuh meski baru beberapa kali lompat.

Tau enggak apa filosofi mendalam dari lomba balap karung ini? Dahulu kala, masyarakat itu enggak cuma kesulitan akan namanya pangan dan papan, tapi sandang juga. Bahkan mereka menggunakan karung goni sebagai pakaian mereka lho, miris sekali bukan? Maka dari itu sering-seringlah bersyukur dengan apa yang kamu miliki saat ini, karena diluar sana ada yang sangat mendambakan apa yang kamu punya sekarang tapi sayangnya mereka tidak seberuntung kamu.

Makna atau Arti Lomba Tarik Tambang.

Makna atau Arti Lomba Tarik Tambang
Yang perlu tenaga super extra dan kerja sama tim buat menangin lomba bukan cuma panjat pinang aja tapi lomba tarik tambah juga perlu dua faktor tersebut. Perlombaan ini dilakukan oleh dua tim atau regu, biasanya dalam satu tim ada sekitar lima sampai tujuh orang, aturannya juga cukup mudah lho. Tinggal tarik tali tambangnya sampai melewati garis yang sudah ditentukan sebelumnya. Aturannya aja sih yang mudah pas ngelakuinnya susahnya poolll minta ampun, apalagi kalo tim lawan orangnyaa pada gedhe, tenaga super macam security. Beuh tim kita yang badannya kayak hello kitty mah apa atuh, sekali tarik juga langsung terhempas.

Sekali lagi perlombaan ini mengajarkan kita akan pentingnya teamwork, solidaritas dan juga semangat gotomg royong kalo mau memenangkan sesuatu. Enggak lupa adu strategi, sekalipun yang kita lawan adalah orang besar , memiliki tahta tinggi ataupun itu jangan pernah menanggap itu lawan yang berat, jangan merasa kecil juga. Dengan keyakinan, ketekunan dan rencana yang tepat yakinlah bahwa kita bisa menang melawan mereka.

Makna atau Arti Lomba Balap Bakiak.

Makna atau Arti Lomba Balap Bakiak
Ada yang tau apa itu bakiak? Bakiak sendiri merupakan salah satu sendal yang telapaknya terbuat dari kayu yang ringan. Untuk pengikat kakinya sendiri  terbuat dari ban bekas yang kemudian dipaku setiap sisinya.

Dalam perlombaan bakiak ini biasanya satu regu terdiri dari tiga sampai emapat orang atau bahkan lebih tergantung dari bakiak itu sendiri. Gimana caranya memenangkan lomba ini? Gampang kok, cukup adu cepat dengan lawan saja untuk sampai digaris finish. Segamoang itu kah? Jelas enggak yah gengs. Lagi-lagi kekompakan team sangat penting di perlombaan ini, semua orang yang terlibat dalam lomba ini harus sejalan dalam melangkah. Kiri , kanan, kiri,kanan dan seterusnya. Sekalinya enggak sejalan dan seiraman, yaudah  siap-siap aja jatuh atau bahkan say goodbye untuk kemenangan didepan mata.

Namanya teamwork kita enggak boleh egois, enggak boleh mementingkan diri sendiri, beranggapan kalo pemikirannya yang paling bagus diantara yang lain atau sebagaimana. Semua harus dalam satu visi dan misi yang sama, harus seirama dalam melakukan segala tindakan dan saling memberi motivasi satu sama lain. Jika semua itu dilakukan dengan baik, untuk mencapai suatu tujuan pasti akan jauh lebih mudah, Sekiranya itu makna yang disampaikan dari lomba bakiak ini.

Masih banyak perlombaan yang diadakan sewaktu 17 Agustus. Apapun itu semua pasti memiliki kesan dan pesan tersendiri, mari kita ambil segala sisi positif yang selalu diberikan dalam setiap perlombaan tersebut. Merdeka!

Penulis : Maya

» Thanks for reading Makna Dibalik Lomba 17 Agustusan

0 Response to "Makna Dibalik Lomba 17 Agustusan"

Posting Komentar

Komentar anda sangat membantu dan kami akan merespon secepatnya

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *