Cek Yuk, Gaya Hidupmu Sudah Sesuai Gaji Belum | Barang Promosi, Mug Promosi, Payung Promosi, Pulpen Promosi, Jam Promosi, Topi Promosi, Tali Nametag Cek Yuk, Gaya Hidupmu Sudah Sesuai Gaji Belum

Cek Yuk, Gaya Hidupmu Sudah Sesuai Gaji Belum

Zeropromosi - Manusia memang harus memenuhi kebutuhan untuk menjalani hidup, dari yang primer, sekunder dan tersier. Kita tahu bahwa "harga" setiap kebutuhan itu berbeda-beda, ada yang harga pas ada juga yang harganya cukup menguras isi kantong. Makanya, kita harus pandai mengatur setiap pengeluaran jangan sampai nilainya lebih tinggi ketimbang pendapatan. Jika itu terjadi, wah harus segera dicek apa penyebabnya dan kudu dibenahi.

Cek Yuk, Gaya Hidupmu Sudah Sesuai Gaji Belum
Salah satu alasan kenapa keuangan selalu minus karena gaya hidup yang cenderung konsumtif. Gak sedikit orang yang mempunyai gaya hidup seperti ini, tampil dengan barang-barang branded, hangout tiap hari di tempat mahal, membeli hal-hal yang tidak perlu dan lain sebagainya tanpa memikirkan apakah penghasilannya sudah cukup untuk menunjang gaya hidupnya tersebut.
Bagaimana kita tahu kalo gaya hidup kita cenderung konsumtif? Mari kita cek dengan cara berikut. Jika kamu merasa seperti ini, maka segeralah berbenah diri ya.

Pertama, Tidak Bisa Menabung!

Tidak Bisa Menabung
Seberapa besar kamu menyisihkan gaji yang kamu terima untuk ditabung? Sedikitkah? Atau bahkan tidak ada tabungan sama sekali. Jika kamu bergaya hidup konsumtif, sudah pasti kamu tidak memiliki uang tabungan sama sekali. Karena kamu hanya tahu, uang masuk dan uang keluar tanpa me-managenya sama sekali.
Meskipun gajimu kecil kalau kamu bisa mengaturnya dengan sebaik mungkin, kamu pasti bisa menabung meski itu jumlahnya tidak terlalu banyak. Itu lebih baik ketimbang kamu tidak punya tabungan sama sekali. Tabungan itu penting, jika nanti kamu dalam situasi darurat, kamu bisa menggunakan uang tersebut.

Kedua, Terlalu sering meminjam uang.

Terlalu sering meminjam uang
Kamu tidak memiliki tabungan, tapi kamu perlu uang untuk memenuhi kebutuhanmu. Jika itu terjadi, mau enggak mau harus pinjam uang ke sanak sodara atau teman. Enggak ada salahnya memang meminjam uang tapi jika itu terus menerus terjadi, muncullah sebuah pertanyaan.
Kemana gaji kamu pergi, sampai kamu tidak punya uang sama sekali? Kebutuhan apa yang harus kamu penuhi hingga harus bolak-balik meminjam uang?
Bahkan tak jarang pula kamu meminjam uang untuk membayar hutangmu yang lain?
Ingat, ada masanya orang lain bahkan keluarga sekalipun akan merasa jengah meminjami uang jika kamu meminjam uang terus-terusan meskipun kamu memang pasti mengembalikan tepat waktu.

Ketiga, Membeli Sesuatu Yang Tidak Perlu.

Membeli Sesuatu Yang Tidak Perlu
Pengeluaranmu membengkak bisa jadi karena kamu sering membeli sesuatu yang sebenarnya tidak terlalu kamu perlukan pada saat itu. Sebagai contoh, kamu membeli tas baru karena modelnya bagus padahal bulan lalu kamu sudah beli tas. Atau karena temanmu memiliki barang bagus, kamu juga ikut-ikutan beli biar gak ketinggalan trend.
Berhenti memiliki sifat seperti itu, budayakan membeli sesuatu dengan mempertimbangkan nilai guna barang tersebut. Jika kamu merasa memang belum terlalu berguna saat ini, tahan keiinganmu untuk membeli dan gunakan uang itu untuk membeli barang yang kamu perlukan saat ini. Atau kamu bisa tabung dahulu.

Keempat, Kartu Kredit Overlimit.

Kartu Kredit Overlimit
Bagi kamu yang memiliki kartu kredit, jangan terlalu semangat untuk menggunakan kartu kredit.
Jangan sedikit-dikit menggunakan kartu kreditmu, karena jika transaksi sudah melebihi batas limit, bersiaplah terkena biaya awal hutang ditambah bunga dan biaya overlimit. Kalau sudah begini, kamu sendiri yang akan kebingungan membayar tagihan kartu kreditmu.

Kelima, Selalu Gagal Mengatur Keuangan.

Selalu Gagal Mengatur Keuangan
Kamu mungkin sudah berusaha untuk membagi penghasilanmu, akan kamu gunakan untuk apa saja.
Tapi kenapa selalu berakhir dengan kata minus?

Karena kamu masih sering melewati batas-batas bugdet yang kamu buat sendiri.

Kalau kamu sudah menetapkan sebuah bugdet, maka kamu niatmu juga tidak boleh goyah. Jangan sampai pengeluaran melebihi apa yang sudah kamu tetapkan.

Bagaimana? Apa kamu juga merasakan hal seperti diatas? Jika iya, yuk mulai merubah gaya hidup sesuai penghasilan agar tidak membuat diri kita merugi nantinya.
Penulis : Maya

» Thanks for reading Cek Yuk, Gaya Hidupmu Sudah Sesuai Gaji Belum

0 Response to "Cek Yuk, Gaya Hidupmu Sudah Sesuai Gaji Belum"

Posting Komentar

Komentar anda sangat membantu

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *