Perjuangan Kemerdekaan yang Masih dilakukan hingga saat ini

Zeropromosi - Agustus, Bulan yang akan selalu memiliki keistimewaan tersendiri bagi saya, kamu dan mereka yang lahir dan juga tumbuh di Negara Khatulistiwa ini. Dibulan ke delapan inilah Indonesia, negeri yang amat kita cintai ini berhasil terlepas dari jeratan para penjajah setelah sekian lama dipaksa untuk tunduk kepada mereka di tanah sendiri.

Perjuangan Kemerdekaan yang Masih dilakukan hingga saat ini
Tepat pada tanggal 17 Agustus 1945 dengan diwakilkan oleh Ir.Soekarno dan Muh. Hatta, Indonesia mendeklariskan kemerdekaannya. Sejak sekolah dasar kita pasti sudah diajarkan bagaimana kisah perjuangan para pahlawan yang banyak jatuh berguguran di medan perang demi bisa mengusir para penjajah dari tanah air.
Sampai dimana titik perjuangan mereka berakhir dengan Proklamasi Kemerdekaan dan kata merdeka berhasil digemakan dari Sabang sampai Merauke. Tidak ada ketakutan akan peluru yang dulu siap menembus tubuh mereka sewaktu mereka meneriakan kata MERDEKA! Yang ada hanyalah luapan rasa syukur atas bebasnya negeri ini dari belenggu penjajahan yang berlangsung selama 350 tahun lamanya.
Lantas apakah Indonesia, negeri yang kita banggakan ini sudah sepenuhnya merdeka? Mari kita simak kembali apa yang pernah diucapkan oleh Ir. Soekarno.
“Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah,, tapi penjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.”
Nyatanya apa yang dikatakan Sang Presiden Pertama Indonesia itu memanglah benar, melawan bangsa sendiri itu tidak mudah. Sampai pada titik ini perjuangan negeri ini untuk merdeka memang masih terus berlanjut, Bangsa Indonesia tengah berusaha memerdekakan diri dari belenggu permasalahan bangsa ini sendiri.
Permasalahan yang dari dulu sampai sekarang belum merdeka dari Indonesia.

Berjuang Merdeka Dari KKN.

Berjuang Merdeka Dari KKN
Korupsi, kolusi dan nepotisme adalah salah satu musuh berat yang harus dihadapi oleh bangsa ini.
Memang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah banyak menciduk para koruptor dan menyelesaikan banyak kasuk korupsi namun tetap saja masih banyak para oknum-oknum yang melakukan tindakan yang merugikan negara ini. Maka tidak heran jika Indonesia masuk dalam jajaran negara dengan jumlah kasus korupsi terbanyak di dunia.

Selain korupsi tindakan merugikan lainnya yang sudah menjamur dalam kehidupan bermasyarakat adalah kolusi dan nepotisme.
Kolusi adalah suatu persekutuan, persengkokolan atau permufakatan untuk melakukan tindakan yang tidak baik Sedangkan untuk nepotisme sendiri adalah tindakan penyalahangunaan jabatan atau wewenang untuk mengutamakan kepentingan keluarga/kerabat dan memilih bukan berdasarkan kemampuan yang dimiliki tapi berdasarkan hubungan kekerabatan.

Memang kita tidak bisa sepenuhnya merdeka atau menghapuskan KKN dari negeri ini tapi bukan berarti kita harus membiarkan KKN terus menerus merusak moral bangsa. Kita tetap harus optimis untuk menjadikan Indonesia bebas dari KKN, dimulai dari diri kita membiasakan diri untuk menerapkan nilai-nilai anti KKN dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

Berjuang Merdeka Dari Intoleransi.

Berjuang Merdeka Dari Intoleransi
Indonesia adalah negara majemuk, memiliki banyak suku, ras dan masyarakat yang menganut agama sesuai kepecayaannya masing-masing. Indonesia adalah negara kesatuan namun penuh akan keberagaman di dalamnya. Menyadari akan hal itu, sudah sepantasnya kita saling menghormati satu sama lain, selalu menjaga sikap toleransi dan tidak membanggakan juga membandingkan kelebihan suku, ras atau agama masing-masing.

Tapi akankah kita sadari bahwa sekarang sikap toleransi dalam keberagaman ini sedikit demi sedikit telah memudar? Bangsa ini tengah berjuang melawan dari sikap intoleransi yang semakin meningkat dan panas khususnya akhir-akhir ini.

Semua saling membanggakan apa yang dimiliki. Menganggap jika pemikiran, pendapat dan kepercayaan yang dianutnya adalah yang paling benar dan paling tinggi hingga merendahkan mereka yang tidak memiliki jalan yang sama dengannya.

Sikap-sikap intoleransi seperti inilah yang membuat rasa persatuan dan kesatuan di Indonesia semakin hari semakin menipis, hingga suatu saat jika sikap ini terus menerus dipertahankan maka Indonesia bias saja menjadi terpecah belah. Saling klaim bahwa Indonesia adalah milik golongan ini, milik golongan itu dan lain sebagaianya.

Ingatlah apa yang pernah diucapkan oleh Ir.Soekarno dahulu kala,
”Negeri ini Republik Indonesia, bukanlah milik suatu agama, bukan milik suatu kelompok etnis, bukan juga milik suatu adat istiadat tertentu tetapi milik kita semua dari Sabang sampai Merauke.”
Indonesia terlahir dengan seribu perbedaan tapi bukan berarti kita harus saling bermusuhan bukan?

Berjuang Merdeka Dari Kemiskinan dan Kebodohan.

Berjuang Merdeka Dari Kemiskinan dan Kebodohan
Kemiskinan, kesenjangan sosial dan juga kebodohan masih menjadi musuh besar dalam setiap negara baik itu yang sudah maju atau masih berkembang. Tak terkecuali Indonesia, polemik klasik itu masih menjadi momok tersendiri bagi negeri ini. Indonesia masih belum sepenuhnya lepas dari masalah-masalah tersebut.

Sekalipun angka kemiskinan dan kesenjangan sosial sudah mengalami penurunan dari tahun ke tahun, bahkan dari salah satu sumber mengatakan jika persentase kemiskinan di Indonesia telah menyentuh angka terendah 9,66% dari yang semula 9,89%. Dan juga sistem pendidikan yang sedikit demi sedikit telah berubah ke arah yang lebih baik.

Namun tetap saja Indonesia tidak bisa berleha-leha begitu saja karena masih banyak yang perlu dibenahi agar negara ini bisa bangkit dan menjadi negara maju. Sama seperti apa yang dicita-cita negara ini yang tercantum dalam pembukaan undang-undang dasar 1945 alinea ke empat.
“Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.”

Untuk keluar dari problematika ini memanglah tidak mudah, tapi tidak ada salahnya untuk terus berusaha agar cita-cita Republik Indonesia ini tercapai.

Indonesia adalah negeri yang penuh akan budaya dan sumber daya, marilah kita jaga agar senantiasa selalu elok dimata kita dan dimata dunia. Mari kita berjuang bersama-sama untuk menjadikan bangsa ini lebih kuat dan lebih maju. Mari kita satukan tekad untuk terus menjadikan Indonesia tetap satu. Dirgahayu Negeriku.

Ayo bagikan artikel ini agar kita semua bisa segera merdeka di negeri tercinta ini

Penulis : Maya

» Thanks for reading Perjuangan Kemerdekaan yang Masih dilakukan hingga saat ini

0 Response to "Perjuangan Kemerdekaan yang Masih dilakukan hingga saat ini"

Posting Komentar

Komentar anda sangat membantu dan kami akan merespon secepatnya

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *