Mari kenali anoreksia lebih jauh

Anorexia Nervosa atau yang akrab disebut dengan anorexia (anoreksia) merupakan suatu gangguan mengenai pola makan yang tidak sehat. Anorexia Nervosa terdiri dari dua kata dan dari dua negara berbeda, anorexia berasal dari Yunani yang berarti tidak adanya atau hilangnya hasrat ataupun nafsu untuk makan. Sedangkan Nervosa sendiri berasal dari Latin yang berarti gangguan sistem saraf. Jadi anorexia nervosa bisa diartikan sebagai gangguan sistem pada saraf yang mengakibatkan seseorang kehilangan atau bahkan tidak miliki nafsu makan.

Mari kenali anoreksia lebih jauh
Salah satu tanda seseorang menderita anoreksia adalah memiliki berat badan yang dibawah rata-rata atau ideal, terlalu kurus namun dia tidak pernah menanggapnya suatu masalah.
Siapapun bisa mengidap anoreksia baik wanita ataupun laki-laki meskipun kebanyakan penderita anoreksia adalah wanita. Terlebih jika mereka seorang pekerja yang menanggap memiliki tubuh "bagus" itu penting seperti model, aktor/aktris dan lain sebagainya maka presentasi mereka mengalami gangguan ini lebih besar.

Anoreksia mungkin masih menjadi kata yang asing bagi sebagian banyak orang tetapi salah satu gangguan eating disorder ini tidak bisa diabaikan begitu saja. Karena jika si penderita sudah berada dalam tahap kronis dan mengkhawatirkan bisa menyebabkan kematian.

Lalu apa saja gejala dan penyebab Anoreksia?

  • Dimulai Dari Gejala-Gejala Awal Anoreksia.
Mari kenali anoreksia lebih jauh
Gejala anoreksia bisa diidentifikasi secara fisik, psikolog dan dari perilaku si penderita.
Secara fisik gejala anoreksia bisa disebutkan sebagai berikut :
1. Turunnya berat badan yang sangat drastis atau berlebihan. Karena penderita anoreksia tidak memiliki pola makan yang sehat dan tidak memiliki nafsu makan.
2. Badan yang terlalu kurus dan berat badan tidak ideal.
3. Dehidrasi
4. Gangguan menstruasi(wanita) dan berkurangnya gairah seksual.
5. Gangguan pada jantung seperti detak jantung tidak teratur.
6. Tekanan darah rendah, mudah lelah atau bahkan sering pingsan.
dan lain-lain.
  • Jika lewat sisi psikologisnya, gejala anoreksia bisa dilihat apabila seseorang sudah merasakan hal-hal dibawah ini :
Mari kenali anoreksia lebih jauh
1. Terlalu cemas dan takut apalabila berat badannya naik.
2. Terus menerus berfikir bahwa badannya gemuk meski berat badannya sudah dibawah rata-rata ideal.
3. Merasa rendah diri dan tidak suka akan badannya saat ini.
4. Menurunnya konsentrasi, karena dia kurang asupan makanannya hingga membuat otaknya sulit untuk bekerja.
5. Sangat berlebihan dalam menjalani diet dan terlalu ketat dalam menjaga berat badan.
  • Dan yang terakhir adalah gejala anoreksia berdasarkan sisi perilaku si penderita :
Mari kenali anoreksia lebih jauh
1. Mengukur dan menimbang takaran kalori yang akan dimakannya. Penderita anoreksia tidak ingin makan makanan yang bisa membuat berat badannya naik.
2. Penderita anoreksia bahkan tidak takut untuk menyalahgunakan obat pelangsing, deuratik dan pencahar demi menjaga berat badannya.
3. Selalu merasa ia sudah makan banyak meskipun sebenarnya ia hanya makan sedikit. Mereka juga tidak segan untuk memilih kelaparan agar berat badan mereka tidak naik.
4. Melakukan diet secara ketat dan bahkan olahrga berlebihan meskipun cuaca sedang buruk atau kondisi tubuh yang tengah sakit dan lelah.
5. Penderita anoreksia bisa dengan sengaja memuntahkan segala isi makanan yang sudah dimakan, menyembunyikan makanannya dan berbohong jika dia sudah makan. Mereka juga kadang enggan untuk makan didepan umum.

Penyebab Seseorang Mengidap Anorexia Itu Apa Saja?

Sampai saat ini belum diketahui secara pasti apa faktor utama yang membuat seseorang mengidap anorexia nervosa. Tetapi faktor lingkungan dan psikologis bisa menjadikan seseorang mengidap gangguan ini.
  • Faktor Lingkungan.
Mari kenali anoreksia lebih jauh
Memiliki tubuh kurus atau langsing masih menjadi standar kecantikan bagi sebagaian orang. Maka dari itu orang-orang terus memaksa dirinya sendiri untuk menjadi kurus tanpa memikirkan apakah cara mereka yang mereka gunakan itu baik atau tidak. Berlebihan atau tidak.
Penderita anoreksia juga bisa datang dari mereka yang menjadi korban bullying akibat tubuhnya yang gemuk dimasa lalu.
  • Faktor Psikologis.
Mari kenali anoreksia lebih jauh
Ketakutan dan kecemasannya akan berat badan tubuh membuat si penderita terus menerus melakukan diet ketat dan olahraga berlebihan. Dia takut bahwa berat badannya tidak ideal, dirinya takut jika berat badannya naik atau menjadi gemuk. Dan dia terus berfikir bahwa berat badan yang dimilikinya saat ini belumlah kurus atau ia masih merasa kalau dia gemuk.

Bagaimana? sudah tahu tentang apa itu anoreksia? Semoga kalian tidak mengidap eating disorder ini yah, jika kalaupun kalian memiliki teman yang ternyata anoreksia jangan lupa untuk memberikan dukungan kepada mereka agar terus semangat, sering-seringlah memberi masukan tentang pola hidup sehat.

Karena penderita anoreksia selalu merasa dirinya sehat dan tidak ada masalah, meski kenyatannya sebaliknya.
semoga informasi ini bermanfaat bagi kalian.
Penulis : Maya

» Thanks for reading Mari kenali anoreksia lebih jauh

0 Response to "Mari kenali anoreksia lebih jauh"

Posting Komentar

Komentar anda sangat membantu dan kami akan merespon secepatnya

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *