Ini Lho Yang Dirindukan anak Rantau | Barang Promosi, Mug Promosi, Payung Promosi, Pulpen Promosi, Jam Promosi, Topi Promosi, Tali Nametag Ini Lho Yang Dirindukan anak Rantau

Ini Lho Yang Dirindukan anak Rantau

"Si Alkha itu anak rantau lho."
"Dia sekarang udah merantau ke kota."
"Hidup diperantauan tuh kudu kuat dan hati-hati."

Sobat zeropromosi Pasti telinga kita udah engga asing dengan kalimat atau kata-kata yang berhubungan dengan rantau, perantauan, anak rantau, merantau dan kalimat lainnya. Singkatnya, merantau adalah dimana kita pergi jauh meninggalkan kampung halaman.

Ini Lho Yang Dirindukan anak Rantau
Banyak orang yang memutuskan untuk pergi merantau setelah tamat sekolah. Bukan tanpa alasan, tapi mereka menaruh harapan besar untuk bisa maju di kota orang. Lalu kembali ke kampung halaman menjadi orang berhasil.

Memutuskan untuk merantau bukan suatu perkara yang mudah. Banyak hal yang harus dipertimbangkan secara matang dan dikorbankan. Hidup sendiri di kota orang, beradaptasi dengan lingkungan baru, jauh dari orang tua juga sanak saudara merupakan salah satu resiko yang harus ditanggung saat merantau.

Tak sedikit orang yang akhirnya balik ke kampung lagi karena tak sanggup dengan hidup merantau. Namun juga banyak orang yang mampu beradaptasi dan bertahan sebagai anak rantau. Meskipun bisa bertahan, tapi sebagai anak rantau mereka juga bisa merindukan hal-hal sederhana seperti berikut :

1 Kangen Masakan Khas Rumah

Kangen Masakan Khas Rumah
Soal makanan, anak rantau sebenarnya engga terlalu muluk-muluk dan seadaanya aja. Makan mie instan saja sudah cukup bagi mereka, yang penting perut terisi. Tapi ada kalanya juga mereka kepengin banget makan masakan khas rumahan seperti dikampung. Sebenarnya di warteg terdekat pun ada, tapi tetap saja itu tidak cukup melebur rasa kangen pada masakan khas rumah.
Belum lagi pas pengen banget makan makanan khas daerah asal, yang naasnya tidak ada satupun yang jual. Dengan berat hati, rasa kepengen itu harus terkubur dalam-dalam, sampai nanti paling pulang kampung.
Jadi kalian jangan heran kalo punya teman rantau yang akan telfon ibunya seperti ini menjelang pulang kampung, "Mah bentar lagi aku pulang. Jangan lupa masakin makanan ini ya."
Tandanya dia beneran kangen masakan rumah.

2 Rindu Suasana Kampung Halaman.

Rindu Suasana Kampung Halaman.
Jika diibaratkan sebuah hubungan, mantan pacar aja yang masa pacarannya singkat aja kadang masih bisa bikin kangen. Apalagi kalo yang masa pacarannya lama? Bisa bikin gagal move on.
Begitupun dengan kampung halaman bagi anak rantau, meski sudah berhasil beradaptasi dengan lingkungan baru, bertemu dengan orang-orang baru pula. Tak membuat mereka lupa akan kampung halaman yang menjadi saksi perjalanannya sewaktu kecil hingga dewasa.
Bagi anak rantau yang kampung halamannya jauh, terkadang terbesit rasa iri dengan anak rantau lainnya yang kampung halamannya tidak terlalu jauh dengan tempat mereka merantau. Mereka bisa saja pulang kampung meski libur hanya 3hari, sedangkan mereka yang kampungnya jauh? Hanya bisa tersenyum dan menguatkan diri dalam hati, "Bentar lagi lebaran, tenang."

3 Rindu Keluarga.

Rindu Keluarga.
Hal yang pasti dialami oleh semua anak rantau. Rindu ibu, ayah dan saudara lainnya. Dahulu sebelum merantau, kita bisa kapan saja bercengkrama, bersenda gurau, bertatap muka langsung dengan orang tua dan keluarga lainnya. Namun kini, moment itu hanya terjadi sekali dalam setahun, saat lebaran Idul Fitri. Itulah kenapa banyak anak rantau yang merasa sedih kalo moment libur lebaran mereka engga bisa mudik, karena mereka engga bisa berkumpul dengan keluarga.
Meski sekarang jaman semakin maju, dan bisa saja telephone atau video call kapan saja tapi tetap saja rasanya tidak seafdol saat kita bertemu secara langsung.

4 Perhatian Ibu Saat Sakit.

Perhatian Ibu Saat Sakit.
Dulu sewaktu sakit, Ibu pasti dengan telatennya merawat kita sampai sembuh. Meski kadang dibumbui dengan nasihat panjang lebar yang membuat kita merasa kesal sendiri, tapi itulah salah satu bentuk perhatiannya terhadap kita.
Moment seperti itu engga akan pernah kita dapat lagi saat kita memutuskan untuk merantau. Itulah kenapa salah satu slogan anak rantau itu, "Jangan sampai sakit." karena tidak ada ibu yang akan merawat dan memberi perhatian kepada kita.
Tapi meski Ibu tidak pernah bisa merawat kita saat sakit tapi dialah orang yang tidak akan pernah lupa mengucapkan kalimat, "Jangan telat makan." , "Tidur yang cukup." , "Jaga kesehatan." ketika kita sedang telephone dengan beliau.

5 Brother, Sister. I'm miss you.

Brother, Sister. I'm miss you.
Kalo kalian mempunya saudara dan hampir tiap hari berantem karena hal sepele,
percayalah kalian kan merindukan moment seperti itu jika sudah merantau.
Memang sudah takdirnya kalau memiliki saudara. Jika dekat akan selalu beradu mulut, kalau jauh akan merindu.
ada yang sudah ngalamin?

6 Makanan Yang Selalu Tersaji Rapi Hingga Alarm Hidup.

Makanan Yang Selalu Tersaji Rapi Hingga Alarm Hidup.Tidak kaget jika anak rantau mempunyai pola makan yang tidak terantur. Sarapan dijam hampir jam makan siang atau breaklunch, makan malam yang tidak sehat, tidur kemalaman dan lain sebagainya.
Namun sebagian anak rantau merindukan masa dimana mereka selalu bangun karena suara teriakan ibu, dan makanan yang selalu tersedia sesuai waktu makan. Engga perlu mikirin, hari ini mau makan apa? Karena semua sudah dihandle semua oleh ibu.

Kalian anak rantau bukan nih? Hayo ngaku, kalo anak rantau pasti sering ngerasain hal-hal diatas kan

» Thanks for reading Ini Lho Yang Dirindukan anak Rantau

0 Response to "Ini Lho Yang Dirindukan anak Rantau"

Posting Komentar

Komentar anda sangat membantu

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *