Silahkan Bandingkan Harga Kami dengan yang lain! logo WhatsApp 0877 8185 7176 logo WhatsApp 0877 8186 7176

Tips Menyimpan dan Merawat Payung Dengan Benar Agar Lebih Awet !

Sobat zeropromosi - Payung merupakan salah satu benda yang dibutuhkan oleh banyak orang karena sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Payung yang dibuat dengan kerangka utama dengan bentuk atas seperti tudung ini bisa digunakan untuk melindungi diri dari air hujan dan paparan sinar matahari langsung. Tidak hanya itu, payung dengan ukuran yang besar juga bisa digunakan sebagai alat pelindung diri saat berada di luar rumah. Bahkan kini fungsi payung lebih dari itu, banyak yang menjadikan payung sebagai souvenir dan media promosi bisnis. Meskipun fungsinya sederhana, tapi payung sangat diperlukan oleh semua orang di setiap rumah. Bahkan payung juga bisa digunakan oleh semua kalangan usia mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa dan lansia.

Tips Menyimpan dan Merawat Payung Dengan Benar Agar Lebih Awet !

Umumnya payung dibuat dengan model yang memang memudahkan untuk dibawa kemana-mana. Biarpun ada beberapa payung memiliki ukuran yang besar, payung tetap mudah dibawa karena dilengkapi gagang kokoh yang bisa dijadikan tongkat. Akan tetapi karena perawatan payung yang terbilang mudah tidak seperti benda lainnya, banyak masyarakat justru abai akan cara perawatan payung yang sebenarnya. Meskipun tidak memerlukan perawatan yang khusus tetap saja ada beberapa hal yang perlu diterapkan agar payung bisa awet dan tahan lama hingga usia tahunan. 
Seperti pepatah “Sedia payung sebelum hujan”, kamu tentu harus tahu cara merawat payung dengan benar agar payung bisa langsung siap digunakan dalam kondisi apapun bahkan diwaktu yang mendesak.
Nah, agar payung mu lebih awet dan bisa digunakan untuk jangka waktu yang lama, kali ini zeropromosi telah merangkum beberapa tips menyimpan dan merawat payung dengan benar. So, mumpung lagi musim hujan yuk simak tips nya di artikel berikut ini !

Keringkan Payung Setelah Digunakan merupakan salah satu tips merawat payung dengan benar

Keringkan Payung Setelah Digunakan merupakan salah satu tips merawat payung dengan benar

Tips pertama agar payung lebih awet dan tahan lama adalah jangan melipat payung saat payung masih basah. Hayooo siapa nih yang pernah ngelakuin ini, kamu harus tahu nih kalau kamu selalu melakukan hal ini maka payung bisa cepat karat dan rusak. Selain itu payung basah yang langsung dilipat juga akan meninggalkan bau dan noda saat payung dibuka kembali. Sebab air hujan mengandung asam dan jika payung dibiarkan basah terlalu lama maka rangka payung yang terbuat dari besi bisa mengalami korosi atau karat 
Kondisi payung yang lembab juga membuat daun payung tumbuh jamur, jika dibiarkan jamur akan membuat kain payung jadi cepat tipis dan mudah robek. Jadi biar awet jangan lupa keringkan payung sebelum dilipat ya, bisa depan diputar putar atau letakan saja di teras rumah hingga kering sendiri.

Lipat Payung Searah Lipatan Asli merupakan salah satu tips merawat payung dengan benar

Lipat Payung Searah Lipatan Asli merupakan salah satu tips merawat payung dengan benar

Sobat zero ada gak sih yang merasa kesulitan saat melipat payung karena lipatannya banyak ? Eits, ternyata lipatan-lipatan pada payung ini memang sengaja dibuat agar payung lebih rapih dan memiliki ruang udara yang cukup. Setelah payung kering kamu harus melipatnya sesuai dengan arah lipatan aslinya karena jika tidak, benang-benang payung jadi berantakan dan payung tidak rapih 
Selain itu rangka payung juga bisa mudah rusak akibat lipatan yang tidak sesuai. Lagipula biasanya payung dilengkapi dengan perekat yang hanya bisa di lipat sesuai arah lipatan. Jadi jangan asal lipat payung lagi ya sobat, kalau payung dilipat rapih kan jadi enak dilihat.

Gantung Payung dan Simpan di Tempat Aman merupakan salah satu tips merawat payung dengan benar

Gantung Payung dan Simpan di Tempat Aman merupakan salah satu tips merawat payung dengan benar

Tips berikutnya yang perlu kamu terapkan adalah simpan payung dengan cara digantung atau letakan di tempat yang jauh dari jangkauan anak-anak. Saat menyimpan payung sebenarnya lebih di rekomendasikan untuk digantung agar payung terhindar dari tekanan barang lainnya. Jika digantung payung juga lebih aman dari debu sisa menyapu dan lainnya. Untuk payung yang ddilengkapi sarung akan lebih bagus jika dipasang sarung penyimpanannya agar payung tetap bersih saat ingin digunakan. Tapi jika payung milikmu tidak dilengkapi handle gantungan, tali ataupun ssarung penyimpanan, kamu bisa menyimpan payung di satu wadah penyimpanan yang sama dan letakan di tempat yang tidak mudah dijangkau anak-anak karena khawatir mereka akan memainkan payung. Usahakan jangan simpan payung di tempat yang lembab agar payung tidak tumbuh jamur dan dijadikan tempat tinggal serangga dan hewan-hewan kecil lainnya.

Jangan Gunakan Payung Saat Hujan Angin merupakan salah satu tips merawat payung dengan benar

Jangan Gunakan Payung Saat Hujan Angin merupakan salah satu tips merawat payung dengan benar

Tips lain yang tak kalah penting dilakukan adalah jangan gunakan payung saat hujan angin atau saat mengendari motor/sepeda karena bisa membahayakan diri dan orang yang ada di sekitar. Jika payung digunakan saat cuaca berangin maka rangka payung bisa terlipat keatas sehingga posisi tudung payung terbalik dan rangka payung bisa patah 
Meskipun sudah ada beberapa jenis payung yang dirancang khusus untuk pengguna motor/sepeda, akan lebih baik jika kamu menggunakan jas hujan karena bentuknya pakaian dan bisa melindungi tubuh dengan baik walau cuaca sedang berangin.

Cuci Payung Jika Diperlukan merupakan salah satu tips merawat payung dengan benar

Cuci Payung Jika Diperlukan merupakan salah satu tips merawat payung dengan benar

Hayooo siapa nih yang terheran-heran dengan poin yang satu ini ? Jangan salah lho sobat, sesekali payung juga perlu dicuci mengingat fungsinya untuk melindungi diri dari air hujan yang terkadang juga meninggalkan sisa kotoran saat payung sudah kering. Saat sudah disimpan pun payung masih bisa kotor dan rusak akibat debu dan serangga kecil yang suka hinggap di sela-sela payung. Nah, untuk menghindari hal ini kamu bisa mencuci payung secara rutin saat ingin digunakan ataupun setelah digunakan. Kamu bisa membersihkannya dengan air mengalir dan gunakan sabun cair untuk membersihkan bagian tudung payung. Gosok tudung payung perlahan menggunakan kain atau sikat lembut agar serat kain tidak rusak dan robek. Kamu juga bisa menggunakan jeruk nipis untuk membersihkan noda membandel yang menempel pada permukaan payung, kemudian bilas payung dengan air bersih dan keringkan secara alami. Kamu bisa menerapkan tips ini secara rutin setelah menggunakan payung agar tidak ada jamur yang tumbuh pada payung.

Nah sobat zeropromosi itulah beberapa tips menyimpan dan merawat payung dengan benar yang bisa kamu terapkan dirumah ataupun di kantor. Payung jadi lebih awet, tahan lama dan gak boros beli payung tiap musim hujan deh. Gimana, mudah bukan?

Selain dirawat dengan benar, sebenarnya payung akan awet dan tahan lama jika dibuat dari bahan yang berkualitas. Maka dari itu jika kamu membeli payung baik untuk keperluan pribadi ataupun promosi, kamu harus memilih payung yang terbuat dari bahan berkualitas seperti contohnya payung dari Zeropromosi. Zeropromosi menyediakan aneka macam jenis produk payung yang dibuat hanya dari bahan-bahan berkualitas. Dengan proses produksi yang cepat dan professional, kami jamin souvenir payung mu akan awet dan disukai oleh banyak orang. Jadi buat kamu yang lagi cari souvenir payung promosi, ingat zeropromosi !
Sekian dan semoga tips ini bisa memberikan manfaat untuk sobat zero semua ya. Jangan lupa untuk diterapkan dan share tips ini  ke teman kamu yang lain agar mereka juga tau cara merawat payung yang benar. Terimakasih sudah membaca dan sampai jumpa di tips berikutnya ! 😁

» Thanks for reading Tips Menyimpan dan Merawat Payung Dengan Benar Agar Lebih Awet !

14 Responses to "Tips Menyimpan dan Merawat Payung Dengan Benar Agar Lebih Awet ! "

Komentar anda sangat membantu dan kami akan merespon secepatnya

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *