Ternyata Ini Bedanya E-Money Dengan E-Wallet Yang Sering Bikin Keliru !

Sobat zeropromosi - Saat ini banyak hal bisa dilakukan dengan mudah menggunakan teknologi yang semakin canggih. Bahkan penggunaan teknologi canggih jaman sekarang sudah menjadi trend dan gaya hidup baru di kalangan masyarakat, salah satunya adalah penggunaan uang elektronik. Yups, penggunakan uang elektronik saat ini sudah menjadi pilihan banyak orang saat melakukan transaksi baik online maupun offline karena penggunaannya yang lebih cepat dan praktis. Uang elektronik sendiri sebenarnya terbagi menjadi 2 jenis yaitu e-money dan e-wallet. Kedua jenis uang eletronik ini sudah banyak digunakan khususnya di Indonesia sejak tahun 2009 dan terus berkembang hingga saat ini.

Ternyata Ini Bedanya E-Money Dengan E-Wallet Yang Sering Bikin Keliru !

Jika dilihat dari fungsinyae-money dan e-wallet ini sama-sama bisa digunakan untuk menyimpan uang dan melakukan transaksi pembelian. Keduanya juga dibuat untuk mempermudah dan mempercepat masyarakat saat melakukan transaksi. Namun, meskipun sama-sama merupakan alat pembayaran dengan sistem digital yang telah banyak digunakan, tapi keduanya jelas memiliki perbedaan. Sebagian besar masyarakat menggangap kedua nya sama, padahal e-money dan e-wallet ini memiliki banyak perbedaan lho sobat. Mulai dari bentuknya, cara penggunaannya, fungsi nya, fitur penggunaan dan masih banyak lagi.
Nah, agar tidak salah lagi apalagi keliru saat menggunakan uang elektronik, kali ini Zeropromosi akan memberikan sedikit rangkuman tentang perbedaan dari e-money dan e-wallet yang perlu kamu ketahui. Yuk baca dan simak perbedaannya di artikel berikut ini !

Pengertiannya Berbeda

Pengertiannya Berbeda merupakan salah satu perbedaan e-money dengan e-wallet

Meskipun sama-sama uang elektronik tapi keduanya memiliki pengertian dasar yang berbeda lho sobat. Untuk e-money sendiri merupakan sebuah alat pembayaran yang digunakan untuk transaksi bersifat digital. E-money umumnya dilengkapi dengan kartu chip dimana kartu ini dikeluarkan oleh pihak lembaga perbank an dan nilai uang yang disimpan di dalam e-money itu nilainya setara dengan uang fisik atau uang tunai. Eits, meskipun nilainya setara dan dilengkapi kartu dengan chip, uang yang telah disimpan atau ada dalam e-money tidak bisa ditarik seperti kartu atm ya sobat. Jadi ya memang digunakan khusus untuk melakukan transaksi digital. Sedangkan e-wallet juga merupakan alat pembayaran berupa dompet digital yang sebenarnya fungsinya hampir sama dengan e-money, yaitu untuk menyimpan uang dan mempermudah melakukan transaksi digital. Bedanya e-wallet ini berbasis aplikasi yang tidak dikeluarkan langsung oleh pihak perbank an tapi mereka yang ingin menerbitkannya harus mendapatkan ijin terlebih dahulu dari Bank Indonesia (BI).

Bentuk Yang Digunakan Berbeda

Bentuk Yang Digunakan Berbeda merupakan salah satu perbedaan e-money dengan e-wallet

Jika dilihat dari point pertama, sepertinya sobat zero udah paham nih kalau e-money dan e-wallet itu memiliki perbedaan pada bentuk alat pembayarannya. Secara fisik sebagai alat pembayaran, kedua jenis uang elektronik ini memiliki bentuk yang berbeda. E-money yang dikeluarkan langsung oleh perbank an memiliki bentuk fisik berupa kartu berbasis chip seperti kartu atm. Bentuknya yang seperti kartu atm membuat e-money hanya bisa digunakan untuk transaksi secara langsung di outlet, dan siapa saja bisa menggunakannya dengan mudah. Sedangkan untuk e-wallet bentuknya melakui aplikasi atau didukung dengan penggunaan internet melalui smartphone atau gadget. Bentuk e-wallet yang didukung dengan server internet tentu lebih memudahkan lagi sebab penggunanya bisa melakukan transaksi kapanpun dan dimanapun selama memiliki koneksi dengan internet.

Jangkauan Pengguna E-money Lebih Luas

Jangkauan Pengguna E-money Lebih Luas merupakan salah satu perbedaan e-money dengan e-wallet

Dilihat dari bentuk yang digunakan kedua jenis uang elektronik ini, e-money memiliki jangkauan atau segmentasi pengguna yang lebih luas karena memiliki bentuk secara fisik berupa kartu. Bentuk kartu ini tentu lebih memudahkan siapa saja untuk menggunakannya secara langsung, mulai dari remaja hingga orang dewasa. Sedangkan untuk e-wallet sendiri berbasis aplikasi yang harus memiliki koneksi internet dan tidak semua orang mudah untuk menggunakannya, terlebih untuk orang tua yang tidak mengerti smartphone ataupun untuk masyarakat yang tinggal di daerah sulit mendapatkan koneksi internet. Selain itu biasanya e-wallet lebih diperuntukkan bagi mereka yang suka berbelanja melaui online, jadi ga perlu lagi repot melakukan pembayaran ke tempat lain karena bisa dilakukan langsung melalui smartphone yang sama.

Kegunaan dan Fungsi nya Berbeda

Kegunaan dan Fungsi nya Berbeda merupakan salah satu perbedaan e-money dengan e-wallet

Jika pada point sebelumnya jangkauan e-money lebih luas, berbeda jika di lihat dari fungsi. Jika dilihat dari fungsi dan kegunaanya, penggunaan e-wallet lebih banyak ditemukan daripada e-money. Ini karena e-money berbasis chip atau kartu yang mengharuskan setiap pengguna melakukan transaksi secara langsung. Namun tidak semua tempat menyediakan pembayaran menggunakan e-money karena harus menggunakan mesin pembaca sehingga hanya beberapa tempat saja yang menerima pembayaran menggunakan e-money. E-money bisa digunakan di beberapa tempat seperti untuk membayar biaya masuk tol, tempat parkir, transportasi umum, SPBU, belanja di minimarket/supermarket atau di beberapa tempat wahana yang menyediakan pembayaran dengan e-money.
Berbeda dengan e-money, penggunaan e-wallet justru lebih mudah ditemui karena menggunakan server internet yang bisa ditemui dimana saja. Tiap aplikasi e-wallet  biasanya disertai dengan fitur yang lebih lengkap sehingga kegunaannya juga lebih banyak. Bisa digunakan untuk membayar tagihan, melakukan pembayaran transaksi online, belanja di supermarket/minimarket, melakukan pembayaran di restoran, bahkan bisa digunakan untuk mengirim uang lho.

Tingkat Keamanan E-wallet Lebih Tinggi

Tingkat Keamanan E-wallet Lebih Tinggi merupakan salah satu perbedaan e-money dengan e-wallet

Kira-kira sobat zero pernah gak ya merasa khawatir akan keamanan bertransaksi saat ingin menggunakan e-money atau e-wallet. Perlu kamu ketahui sebenarnya keamanan dari kedua jenis uang elektronik ini berbeda. Kalau menurut  kami e-wallet memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi karena sebelum menggunakannya kamu akan diminta untuk melakukan registrasi pengisian data diri secara lengkap seperti memasukan nomor telpon yang terhubung hingga pin agar hanya kamu yang bisa mengakses e-wallet tersebut.  Sedangkan untuk e-money sendiri yang berbasis chip itu bebas diperjual belikan tanpa harus melakukan registrasi terlebih dahulu. Selain itu e-money juga tidak terhubung dengan internet atau apapun sehingga resiko kehilangan lebih besar. Jadi saat menggunakan e-money memang harus lebih hati-hati karena bentuknya rata-rata sama dan tidak ada identitas di kartu tersebut. Jadi harus lebih hati-hati lagi ya sobat.
Eits, kalau kamu pengguna e-money ga perlu khawatir lagi karena Zeropromosi telah menyediakan Souvenir E-money, kartu flazz ataupun brizzi yang design nya bisa dicustom sesuai dengan keinginan kamu. Jadi kamu bisa buat e-money sendiri dengan design yang kamu mau, bisa tambah custom nama, tambah foto, tulisan ataupun logo untuk dijadikan media branding perusahaan dan souvenir acara. Dijamin deh menggunakan e-money lebih aman karena milikmu berbeda dan mudah dikenali. Jadi gaperlu khawatir tertukar lagi deh.

Cara Pengisian dan Limit Saldo Berbeda

Cara Pengisian dan Limit Saldo Berbeda merupakan salah satu perbedaan e-money dengan e-wallet

Nah perbedaan yang terakhir terletak pada bagian limit dan cara pengisian saldo. Secara umum untuk cara pengisian saldo kedua nya harus melalui sambungan internet dan bisa dilakukan secara langsung melalui smartphone. Tapi untuk kemudahannya memang jauh lebih praktis e-wallet karena bisa diisi melalui pembayaran semua jenis bank yang berbasis internet. Limit saldo pengisian e-wallet juga umumnya lebih besar daripada e-money yang hanya bisa top-up maksimal RP 2.000.000. Sedangkan untuk pengisian e-money bisa diisi menggunakan NFC melalui smartphone, tapi harus diisi dengan bank yang mengeluarkan e-money tersebut.

Nah sobat zeropromosi, itu dia beberapa perbedaan dari e-money dan e-wallet yang harus kamu ketahui. Kira-kira dari semua perbedaan diatas menurut kamu lebih enak pake yang mana nih, e-money atau e-wallet. Apapun jenis pembayarannya yang penting kamu bisa menggunakannya dengan bijak ya sobat. Jangan sampai kemudahan yang telah tersedia membuat kita jadi boros dan bersifat konsumtif, bisa-bisa pas akhir bulan selalu bokek deh.

Sekian artikel kali ini, semoga bisa memberikan manfaat untuk kalian semua ya. Jika ada yang ingin ditanyakan atau ditambahkan bisa tambah di kolom komentar ya. Terimakasih dan sampai jumpa di artikel berikutnya, ya !😁

» Thanks for reading Ternyata Ini Bedanya E-Money Dengan E-Wallet Yang Sering Bikin Keliru !

10 Responses to "Ternyata Ini Bedanya E-Money Dengan E-Wallet Yang Sering Bikin Keliru !"

  1. Bermanfaat min infonya, TQ ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. smoga bermanfaat ya. terima kasih atas kunjungannya

      Hapus
  2. sama" ada plus minusnya, btw tq min infonya bermanfaat banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. smoga bermanfaat ya. terima kasih atas kunjungannya

      Hapus
  3. Balasan
    1. smoga bermanfaat ya. terima kasih atas kunjungannya

      Hapus
  4. Sangat bermanfaat👍tadinya gatau jadi tau deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. smoga bermanfaat ya. terima kasih atas kunjungannya

      Hapus
  5. Wahh saya baru tau nih perbedaannya hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. smoga bermanfaat ya. terima kasih atas kunjungannya

      Hapus

Komentar anda sangat membantu dan kami akan merespon secepatnya

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Klien Kami