Silahkan Bandingkan Harga Kami dengan yang lain! logo WhatsApp 0877 8185 7176 logo WhatsApp 0877 8186 7176

7 Fakta Menarik Sejarah Proklamasi Kemerdekaan RI Yang Jarang Diketahui !

Sobat zeropromosi - Hari Kemerdekaan Indonesia yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus merupakan moment penting dan bersejarah bagi masyarakat Indonesia. Seperti yang kita tahu, Presiden RI pertama yakni Ir. Soekarno telah membacakan Proklamasi Kemerdekaan RI tepat pada tanggal 17 Agustus 1945 hingga akhirnya sampai saat ini diperingati sebagai hari Kemerdekaan Republik Indonesia.  Setiap tahun Hari Kemerdekaan Indonesia diperingati dan dirayakan dengan meriah oleh seluruh masyarakat di berbagai daerah di Indonesia dengan cara yang beragam. Beragam kegiatan dilakukan saat hari Kemerdekaan tiba sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Esa sekaligus untuk mengenang kembali jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan Kemerdekaan.

7 Fakta Menarik Sejarah Proklamasi Kemerdekaan RI Yang Jarang Diketahui !

Sudah hampir 76 tahun Indonesia merdeka, tentu bukan waktu yang singkat. Masyarakat Indonesia juga pasti sudah mengetahui banyak dari sejarah Kemerdekaan Indonesia. Dimulai dari lamanya masa penjajahan oleh negara asing hingga mencapai Kemerdekaan namun masih mengalami banyak insiden setelahnya. Tapi dibalik semua peristiwa sejarah hari Kemerdekaan terutama saat detik-detik Proklamasi, ternyata masih ada beberapa fakta unik dan menarik yang tidak banyak diketahui masyarakat. 

Nah kali ini zeropromosi juga telah merangkum beberapa fakta menarik sejarah kemerdekaan RI khususnya saat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang perlu kamu ketahui. Yuk simak faktanya di artikel berikut ini !

Naskah Proklamasi Disusun Di Kediaman Perwira Jepang

Naskah Proklamasi Disusun Di Kediaman Perwira Jepang merupakan salah satu fakta menarik sejarah kemerdekaan RI

Sebelum tanggal 17 Agustus ditetapkan sebagai hari untuk membacakan teks Proklamasi, naskah atau teks Proklamasi terlebih dahulu disusun dan ditandatangani oleh Soekarno dan Bung Hatta. Tapi tidak banyak yang tahu bahwa naskah Proklamasi itu sendiri disusun di kediaman perwira angkatan laut Jepang, Laksamana Maeda di Jalan Imam Bonjol No. 1, Menteng. Rumah kediaman Laksamana Maeda sendiri menjadi saksi penyusunan teks Proklamasi yang dibacakan oleh Soekarno dan menjadi sejarah penting bagi Indonesia.

Ir. Soekarno Sakit Saat Membaca Teks Proklamasi

Ir. Soekarno Sakit Saat Membaca Teks Proklamasi merupakan salah satu fakta menarik sejarah kemerdekaan RI

Salah satu moment paling bersejarah di hari Kemerdekaan Republik Indonesia tentunya saat dimana presiden Soekarno membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dengan sangat semangat di halaman depan rumahnya di Jl. Pegangsaan Timur no. 56, Cikini-Jakarta Pusat. Tapi tahukah kamu ternyata dibalik semangat beliau ketika membacakan teks Proklamasi, Ir. Soekarno sedang dalam kondisi sakit malaria. Bahkan 2 jam sebelum teks Proklamasi dibacakan, Ir. Soekarno masih dalam keadaan tertidur lelap setelah dokter pribadi nya datang dan memberikannya obat untuk menurunkan panas. Meskipun dalam keadaan sakit presiden Soekarno tetap membacakan teks Proklamasi dengan semangat dan lantang pada jam 10.00 WIB.

Bendera Merah Putih Dijahit Fatmawati Dari Sprei

Bendera Merah Putih Dijahit Fatmawati Dari Sprei merupakan salah satu fakta menarik sejarah kemerdekaan RI

Setiap upacara peringatan hari Kemerdekaan Indonesia biasanya akan ada moment pengibaran bendera merah putih sebagai bentuk untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa serta menumbuhkan rasa nasionalisme anak bangsa. Tapi tahukah kamu, ternyata saat hari Proklamasi tidak ada rencana untuk mengibarkan bendera merah putih. Bahkan sang saka merah putih dijahit mendadak oleh istri Ir. Soekarno yakni Fatmawati. Banyak masyarakat juga tidak tahu bahwa bendera merah putih pertama itu dijahit oleh Fatmawati dari kain sprei dengan ukuran cukup besar yang ia miliki. Kemudian kain merah sendiri didapatkan dari pemuda Indonesia bernama Lukas Kastaryo dimana ia mendapatkannya dari pedagang soto di sekitar pasar Manggarai. Kedua kain merah dan putih ini kemudian dijahit oleh Fatwati ketika ia sedang mengandung. Ukuran bendera pertama ini cukup besar hingga akhirnya tidak lagi dikibarkan melainkaan disimpan di museum sejak 1968.

Tiang Bendera Terbuat Dari Bambu Jemuran

Tiang Bendera Terbuat Dari Bambu Jemuran merupakan salah satu fakta menarik sejarah kemerdekaan RI

Sama halnya seperti bendera merah putih yang dibuat secara mendadak, ternyata tiang yang digunakan untuk mengibarkan bendera merah putih juga dibuat mendadak karena saat itu tidak ada protokol untuk mengibarkan bendera merah putih. Saat itu Sudiro, sekretaris Achmad Soebardjo dan Soekarno, meminta Suhud untuk menyiapkan sebuah tiang bendera. Suhud sendiri merupakan salah satu pelaku sejarah pengibaran bendera merah putih pertama saat hari Proklamasi. Ialah yang mencari bamboo sebagai tiang bendera, dan ternyata bambu tersebut ia dapatkan dari bambu jemuran yang di modifikasi dengan tambahan pengerek dan tali. Meskipun sebenarnya sebenarnya di depan rumah Bung Karno ada dua tiang bendera dari besi yang tidak digunakan, Suhud lebih memilih untuk menggunakan bambu jemuran. Sebab tiang besi tersebut pernah digunakan untuk mengibarkan bendera merah putih namun harus disandingkan dengan bendera jepang. Maka dari itu para pemuda tidak ingin menggunakan tiang tersebut untuk tiang bendera saat Proklamasi.

Naskah Proklamasi Yang Asli Sempat Terbuang Ke Tempat Sampah

Naskah Proklamasi Yang Asli Sempat Terbuang Ke Tempat Sampah merupakan salah satu fakta menarik sejarah kemerdekaan RI

Tidak berhenti sampai hari dimana teks/naskah Proklamasi dibacakan, masih ada fakta menarik lain yakni naskah Proklamasi yang ditulis langsung oleh Ir. Soekarno tidak bisa disimpan oleh negara. Jika tidak disimpan negara lalu dimana naskah aslinya? Sobat zero perlu tahu nih, setelah naskah Proklamasi dibacakan ternyata naskah asli ini pernah terbuang ke tempat sampah hingga akhirnya ditemukan oleh seorang pemuda Aceh bernama B.M Diah. Ia juga merupakan seorang wartawan, ia menemukan naskah Proklamasi yang asli di tempat sampah yang ada di rumah Laksamana Maeda. Akan tetapi naskah Proklamasi asli itu tidak langsung diberikan kepada pemerintah melainkan disimpannya hingga kurang lebih 47 tahun dan baru menyerah kepada negara pada 29 Mei tahun  1992. Naskah tersebut diberikan kepada Presiden Soeharto dan sampai sekarang sudah tersimpan rapih di Museum Arsip Nasional RI.

Proklamasi Kemerdekaan Dilakukan Saat Bulan Ramadhan

Proklamasi Kemerdekaan Dilakukan Saat Bulan Ramadhan merupakan salah satu fakta menarik sejarah kemerdekaan RI

Salah satu fakta menarik yang tidak diketahui banyak orang adalah saat dimana Proklamasi Kemerdekaan berlangsung ternyata bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Banyak dari masyarakat Indonesia tahu bahwa sosok Presiden RI pertama Soekarno begitu religius. Tanggal 17 Agustus sendiri dipilih bukan tanpa alasan, sebelumnya beliau telah meminta saran dari para ulama yakni K.H Abdoel Moekti dari Muhammadiyah dan K.H Hasyim Asy'ari dari Nadhlatul Ulama kapan waktu yang tepat untuk memproklamasikan Kemerdekaan RI. Setelah berdiskusi cukup lama dengan banyak pertimbangan, akhirnya pembacaan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ditetapkan tanggal 17 Agustus 1945 yang bertepatan pada hari jum’at, 9 Ramadan 1364 H. Hal ini tentu akan menjadi moment tak terlupakan bagi masyarakat Indonesia, terlebih lagi banyak masyarakat Indonesia yang beragama Islam dan bulan suci Ramadan menjadi bulan penuh berkah yang senantiasa mereka nantikan.

Suara Rekaman Proklamasi Awalnya Bukan Suara Asli Soekarno

Suara Rekaman Proklamasi Awalnya Bukan Suara Asli Soekarno merupakan salah satu fakta menarik sejarah kemerdekaan RI

Sobat zero pasti pernah kan mendengar atau melihat rekaman video Proklamasi yang dibacakan oleh Ir. Soekarno ? Nah sobat zero harus tahu nih, ternyata rekaman tersebut bukanlah rekaman asli saat teks Proklamasi di bacakan yakni 17 Agustus 1945 melainkan sebuah rekaman ulang yang dilakukan enam tahun pasca- Proklamasi pada tahun 19551. Saat hari Proklamasi sebenarnya berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ini telah di siarkan melalui RRI khusus saluran luar negeri pada 17 Agustus 1945 malam. Dan orang yang menyebarkan berita dan membacakan Proklamasi Kemerdekaan itu juga adalah Joesoef Ronodipoero dan diterjemahkan dalam bahasa Inggris oleh Soeprapto. Rekaman ulang ini dilakukan di Radio Republik Indonesia (RRI) untuk kebutuhan dokumentasi negara yang dibantu oleh Joesoef Ronodipoero. Hal ini dilakukan karena saat teks Proklamasi dibacakan tidak sempat terekam, bahkan beberapa dokumentasi saat itu telah di rebut oleh Jepang dan hanya menyisahkan beberapa foto saja.

Nah sobat zeropromosi, itulah beberapa fakta unik dan menarik seputar Kemerdekaan Republik Indonesia yang jarang diketahui. Ternyata banyak juga ya fakta unik tentang sejarah Kemerdekaan Republik Indonesia. Dari sekian banyak fakta yang ada, yang mana nih yang udah kamu ketahui dan belum diketahui ? Yuk soba koment dibawah, kalau ada yang ingin ditambahkan juga bisa koment di kolom komentar ya sobat.

Sekian dan semoga artikel ini bisa memberikan manfaat dan menginspirasi semua orang ya. Jangan lupa untuk share artikel ini juga ke semua teman, kerabat dan keluarga kamu agar mereka juga tau fakta-fakta dibalik Kemerdekaan Indonesia tepatnya saat Proklamasi. Terimakasih sudah membaca dan semoga jadi makin semangat untuk memajukan Indonesia tercinta. Merdeka !😁

» Thanks for reading 7 Fakta Menarik Sejarah Proklamasi Kemerdekaan RI Yang Jarang Diketahui !

0 Response to "7 Fakta Menarik Sejarah Proklamasi Kemerdekaan RI Yang Jarang Diketahui ! "

Posting Komentar

Komentar anda sangat membantu dan kami akan merespon secepatnya

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *