Silahkan Bandingkan Harga Kami dengan yang lain! logo WhatsApp 0877 8185 7176 logo WhatsApp 0877 8186 7176

Hal yang wajib ditanyakan pada Pasanganmu sebelum Menikah

Sobat zeropromosi - Menikah adalah hal yang sangat indah. Beberapa orang hanya menganggap pernikahan adalah selembar kertas saja. Menikah bukan perkara sederhana. Ini soal menjalin komitmen serius, komitmen seumur hidup. Ada pasangan yang bisa terus bertahan, namun tak jarang suami-istri memilih berpisah. Bagaimanapun, kehidupan setelah menikah memang tak selalu mudah.

Hal yang wajib ditanyakan pada Pasanganmu sebelum Menikah
Tapi cobalah kamu pikirlan lagi lebih dalam lagi tentang arti pernikahanmu sebenarnya. Pernikahan terkadang menjadi buruk, karena kebanyakan orang menjalaninya dengan hal hal buruk, mereka sama sekali tidak cukup dewasa untuk menjalani semua pernikahannya.

Bagi orang yang menikah tentunya pernah ingat akan janji untuk mencintai pasanganmu 10, 20 hingga 50 tahun kedepan, tapi sebagian lagi sudah lupa akan janji itu. Anda mungkin tidak dapat memenuhi janji itu, tapi anda harus dapat menjaga janji itu untuk menjadi pasangan yang paling luar biasa untuk pasangan anda.

Janji sehidup semati pernah anda ucapkan berdua, namun pernahkah anda menanyakan hal hal berikut ini ke pasangan anda? Kalau belum, coba deh anda bertanya ke pasangan anda.

1. Mengapa kau mencintaiku?

Mengapa kau mencintaiku?
Cinta tidak butuh alasan, tapi orang yang kau cintai butuh alasan mengapa kau mencintainya
Percayalah, kamu berhak mendengar jawaban yang logis; pernyataan yang menegaskan kelebihan sekaligus kekuranganmu di matanya.

2. Mengapa kamu mau menghabiskan sisa hidupmu bersamaku?

Mengapa kamu mau menghabiskan sisa hidupmu bersamaku?
Hidup adalah sebuah perjalanan, dan anda tidak bisa berjalan sendirian
Hidup adalah perjalanan. Cinta dan komitmen yang kalian sepakati pun layaknya jalan panjang yang siap dijelajahi bersama. Kelak, mungkin akan ada saatnya kamu dan pasanganmu menemui jalan bercabang atau persimpangan. Kalian dihadapkan pada pilihan yang menyulut ragu dan menggoyahkan hubungan. Apakah kamu dan pasanganmu akan sama-sama bertahan, atau bersiap berpisah lantaran tak menemukan jalan tengah?

3. Apa yang kamu lakukan supaya tetap romantis?

Apa yang kamu lakukan supaya tetap romantis?
Supaya tetap romantis bukanlah perkara mudah
Tak ada pencapaian yang tak disertai usaha. Tak ada hubungan yang bahagia tanpa kalian yang mengusahakannya. Apakah kamu bersedia menjaga api cinta kalian agar tetap menyala dan menebar kehangatan? Jika iya, akankah pasanganmu pun akan melakukan hal yang sama?

4. Apakah kamu mau tumbuh bersamaku? Tidak jauh dariku?

Apakah kamu mau tumbuh bersamaku? Tidak jauh dariku?
Tidak terpisahkan..
Jika hidup ibarat pendakian, menikah adalah momen dimana kalian melangkahkan kaki bersama untuk pertama kalinya. Berbekal rasa cinta, kasih sayang, keyakinan, dan rasa percaya. Saat susah payah mendaki, pasangan adalah rekan yang akan menemanimu menikmati pemandangan.

5. Apakah kamu tetap akan melalui masa masa sulit itu?

Apakah kamu tetap akan melalui masa masa sulit itu?
Akan ada masa saat anda akan memutuskan untuk hidup sendiri atau hidup berdua dengannya.
Ada kalanya kamu menjadi sangat rapuh; meragukan pasangan yang selama ini sudah mendampingimu. Namun, seberat dan sehebat apapun keadaan menekan kalian, kamu dan pasanganmu selayaknya bisa kuat-kuat memegang janji suci yang dahulu pernah diucap.

6. Apakah kamu bersedia menurunkan ego kamu?

Apakah kamu bersedia menurunkan ego kamu?
Musuh terbesar adalah ego
Beda pendapat mungkin jadi hal yang biasa terjadi: “Tapi, setujukah kamu untuk berdebat dengan kepala dingin lalu mengakhirinya lewat kecupan hangat?”

7. Apakah kamu berjanji akan menempatkan “kita” di depan hal yang lain?

Apakah kamu berjanji akan menempatkan “kita” di depan hal yang lain?
Keindahan pernikahan bisa jadi dasar untuk membangun sisa hidup
Pekerjaan bisa jadi menyita waktumu. Selesai berkantor sejak pagi hingga sore hari, menjelang malam pun masih banyak tugas-tugas yang harus diselesaikan. Namun, bukankah kamu punya pasangan yang tak kalah berhak untuk diperhatikan?

8. Apakah kamu akan menjadi orang tua yang hebat?

Apakah kamu akan menjadi orang tua yang hebat?
Siapa yang bisa tahu? Keputusan dan tindakan yang akan menjawabnya!

9. Apakah kamu akan mengingatkanku betapa aku mencintaimu?

Apakah kamu akan mengingatkanku betapa aku mencintaimu?
Orang tidak hanya ingin mendengarkan, orang juga perlu untuk di ingatkan
Jika kelak kamu merasa bosan atau jenuh dengan pasanganmu, hal itu sah-sah saja. Tapi, bukan berarti kamu merelakan hubunganmu berubah hambar. ‘kan? Kamu dan pasanganmu selayaknya sama-sama bisa menjaga. Bukan dengan sekadar kata-kata manis, tapi juga perbuatan. Saat kamu berharap pasanganmu akan mengatakan “aku sayang kamu” sepulang kantor, tak ada salahnya kamu mengucapkan kalimat yang sama saat membangunkannya di pagi hari.

10. Dapatkah kamu berjanji untuk menjaga semua rasa ini?

Dapatkah kamu berjanji untuk menjaga semua rasa ini?
Rasa cinta tidak bisa terjadi sendirian, butuh dua pihak untuk mewujudkannya
Bagaimanapun, tak ada hubungan yang sempurna dan bisa selalu bahagia. Tapi, selama kamu dan pasanganmu punya kemauan dan semangat yang sama hebatnya, kalian tentu akan bisa mempertahankan hubungan.

11. Apakah kamu akan mendukungku?

Apakah kamu akan mendukungku?
Tidak hanya secara finansial, tapi mental. Mungkin bahkan secara fisik jika diperlukan
Setiap orang pasti akan mengalami fase ‘jatuh’: “Saat aku benar-benar lemah, maukah kamu menguatkanku?”

12. Apakah kamu berjanji akan terus mengejar impian kita?

Apakah kamu berjanji akan terus mengejar impian kita?
Kehilangan impian = kehilangan tujuan = kehilangan pernikahan
Memutuskan untuk menikah bukan berarti kamu harus meninggalkan dunia dan kehidupan pribadimu – renjana, mimpi, dan cita-cita. Sebagai individu yang utuh, kamu tak harus merubah segala yang sudah ada pada dirimu sebelumnya. Kamu berhak punya pencapaian pribadi yang tetap diperjuangkan.

13. Apakah kamu akan membiarkanku untuk lepas?

Apakah kamu akan membiarkanku untuk lepas?
Tidak ada orang yang harus menjadi beban bagi orang-orang yang mereka cintai.

14. Jika aku yang pertama “pergi” apakah kamu akan tetap disana untuk mencintaiku?

Jika aku yang pertama “pergi” apakah kamu akan tetap disana untuk mencintaiku?
Tidak ada yang harus meninggalkan dunia ini sendirian
Kamu tak pernah tahu kapan kematian akan menjemputmu, atau memilih pasanganmu lebih dulu. Di saat itu, kalian akhirnya harus terpisah – tak lagi hidup bersama. Perpisahan sepasang kekasih tentu sangat menyedihkan, tapi bukankah takdir sangat berhak kali ini? Meskipun akhirnya harus terpisah, setidaknya kalian bisa berbagga karena bisa menjaga cinta yang kalian punya.

15. Jika waktu saya pendek, apakah kamu berjanji untuk tidak meninggalkanku?

Jika waktu saya pendek, apakah kamu berjanji untuk tidak meninggalkanku?
Kamu dan pasangan kamu akan terus bisa melakukan hal hal besar berdua.
saat kamu masih diberi kesempatan untuk hidup, kamu layak baik-baik menggunakannya. Meskipun keluarga kalian harus kehilangan satu anggota, kalian tetap sebuah keluarga. Ada kehidupan yang harus dilanjutkan, pun ada anak-anak yang tak layak diabaikan. Meskipun kehilangan sempat mengacaukanmu, kamu layak melanjutkan sisa hidupmu dengan bahagia.
Apakah pertanyaan-pertanyaan dalam artikel ini bisa dijawab pasanganmu? Jika iya, apakah setelahnya kamu akan lebih mantap membuat keputusan untuk menikah dengannya? Apapun itu, semoga kehidupan cintamu selalu berbahagia, ya!

Menikah adalah hal paling indah dalam kehidupan cinta anda. Jadilah yang terbaik untuk cinta anda!

» Thanks for reading Hal yang wajib ditanyakan pada Pasanganmu sebelum Menikah

0 Response to "Hal yang wajib ditanyakan pada Pasanganmu sebelum Menikah"

Posting Komentar

Komentar anda sangat membantu dan kami akan merespon secepatnya

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *