DI coba Yuk !! Cara Menangkap Nyamuk Secara Alami Tanpa Racun

zeropromosi.com - Nyamuk cukup mengganggu dan sangat berbahaya sebagai penyebar berbagai penyakit mematikan. Cairan pembunuh serangga di pasaran kurang efisien dan bahkan membawa dampak sampingan yang serius.

DI coba Yuk !! Cara Menangkap Nyamuk Secara Alami Tanpa Racun

Berikut ini cara MUDAH dan MURAH yang bisa dicoba, Menangkap Nyamuk Secara Alami Tanpa Racun


Cocok untuk segala kondisi pemukiman, sekolah, rumah sakit, dll.
Sangat KREATIF bila dikenalkan pada para siswa sekolah untuk dicoba di sekolah dan di rumah
masing-masing.

Yang dibutuhkan :
– 200 ml air
– 50 gram gula merah
– 1 gram ragi (beli di toko makanan kesehatan, warung, atau pasar)
– botol plastik 1,5 liter

Langkah-langkah pembuatan


DI coba Yuk !! Cara Menangkap Nyamuk Secara Alami Tanpa Racun
1. Potong botol plastik di tengah. Simpan bagian atas/mulut botol.


DI coba Yuk !! Cara Menangkap Nyamuk Secara Alami Tanpa Racun
2. Campur gula merah dengan air panas. Biarkan hingga dingin dan kemudian tuangkan di separuh bagian potongan bawah botol.


DI coba Yuk !! Cara Menangkap Nyamuk Secara Alami Tanpa Racun
3. Tambahkan ragi. Tidak perlu diaduk.  Ini akan menghasilkan karbon-dioksida.


DI coba Yuk !! Cara Menangkap Nyamuk Secara Alami Tanpa Racun
4. Pasang/masukkan potongan botol bagian atas dengan posisi terbalik seperti corong.


DI coba Yuk !! Cara Menangkap Nyamuk Secara Alami Tanpa Racun
5. Bungkus botol dengan sesuatu yang hitam, kecuali bagian atas, dan diletakkan di beberapa sudut rumah Anda.

Dalam dua minggu, Anda akan melihat jumlah nyamuk yang mati di dalam botol.

Selain membersihkan habitat mereka, tempat berkembang biak nyamuk, kita dapat menggunakan metode ini sangat berguna di sekolah-sekolah, TK, rumah sakit dan rumah tempat kita tinggal.



Posted by ardibudhi

» Thanks for reading DI coba Yuk !! Cara Menangkap Nyamuk Secara Alami Tanpa Racun

0 Response to "DI coba Yuk !! Cara Menangkap Nyamuk Secara Alami Tanpa Racun"

Post a Comment

Komentar anda sangat membantu

back to top